Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Airport Health Center berniat untuk mendukung transportasi udara yang sehat

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Layanan tes Covid-19 di bandara-bandara PT Angkasa Pura II (Persero) kini semakin penuh untuk mendukung penerbangan yang bugar. Di fasilitas Airport Health Center yang ada di bandara-bandara PT Angkasa Pura II telah tersedia layanan tes PCR, dan rapid antigen, yang melengkapi layanan rapid test antibodi.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan semakin lengkapnya ulangan Covid-19 di Airport Health Center bertujuan untuk mendukung transportasi udara yang sehat dan aman dalam Tanah Air.

“Tujuan utama Airport Health Center di bandara PT Angkasa Pura II adalah mendukung penumpang pesawat memenuhi protokol kesehatan untuk mengesahkan penerbangan yang sehat, dengan menyediakan tes Covid-19 yang lengkap. Bandara-bandara PT Angkasa Pura II saat ini fokus pada 3 hal yaitu aspek operasional dan keamanan, lulus pelayanan, dan kesehatan, ” nyata Muhammad Awaluddin dalam siaran persnya, Rabu (16/12).

Di Bandara Soekarno-Hatta, layanan ulangan Covid-19 yakni PCR, rapid test antigen dan rapid test antibodi tersedia dalam Airport Health Center yang berlokasi di SMMILE Center Terminal 3 dengan jam operasional 24 jam. Adapun lokasi Airport Health Center di SMMILE Center Terminal 3 merupakan ruang terbuka yang dilengkapi area hijau sehingga dapat memberikan kenyamanan lebih bagi traveler. Di sisi lain SMMILE Center juga terdapat area komersial.

“Airport Health Center merupakan permutasi perseroan dalam menyediakan layanan utama atap terkait kesehatan khususnya ulangan Covid-19, untuk menjaga kontribusi daerah penerbangan dalam mendukung aktivitas dan perekonomian dalam rangka program Perbaikan Ekonomi Nasional [PEN], ” ujar Muhammad Awaluddin.

 

Aiport Health Center di bandara PT Angkasa Pura II dioperasikan oleh Farmalab yang merupakan anak usaha dari PT Indofarma Tbk. Hasil PCR test di Airport Health Center SMMILE Center Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dapat diketahui dalam waktu 15 menit dengan biaya Rp satu, 385 juta, dan dalam 24 jam dengan biaya Rp 885 ribu. Sementara itu, hasil rapid test antigen dapat diketahui dalam 15 menit dengan biaya Rp 385 ribu.

Airport Health Center juga dilengkapi dengan sistem teknologi informasi yang menanggung operasional dan mempermudah traveler. Sistem teknologi informasi yang digunakan antara asing adalah digital self-service kiosk untuk mengambil keteraturan antrean.

Selain itu, terdapat juga sistem berperan merekam data hasil tes & juga tanggal keberangkatan penerbangan. Adapun khusus hasil tes yang dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta juga mampu diintegrasikan denga aplikasi eHAC ( electronic Health Alert Card ).

Natal dan Tahun Gres

Semakin lengkapnya layanan Airport Health Center ini juga mampu mendukung kelancaran angkutan Natal serta Tahun Baru 2020/2021. Pemantauan pikulan Nataru di bandara-bandara PT Angkasa Pura II dilakukan pada 18 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021, di mana pada era tersebut diperkirakan jumlah penumpang di bandara perseroan sekitar 2, satu juta penumpang.

Seluruh bandara perseroan mengaktifkan posko Nataru untuk meningkatkan 3C ( coordination, collaboration, communication ) di antara stakeholder. Posko juga bertugas mengawasi operasional bandara termasuk pemenuhan protokol kesehatan.