Pertanian merupakan sektor strategis menjadikan Indonesia lebih maju

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Hari ini, jutaan petani indonesia memperingati puncak perjamuan Hari Tani Nasional dengan penuh suka cita. Mereka berharap, daerah pertanian tumbuh melampaui sektor asing serta menjadi tulang punggung ekonomi nasional di tengah suasana pandemi Covid-19.

Mengenai situasi ini, Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Nusantara, Riyanto, mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia memfokuskan program dan kebijakannya untuk membangkitkan sektor pangan nasional.

Pertanian, kata Riyanto merupakan sektor strategis dalam menjadikan Indonesia lebih maju, mandiri dan modern. “Saya berharap peringatan keadaan tani nasional tahun ini merupakan momentum bagi bangsa ini untuk memfokuskan program dan kebijakanya kepada sektor pertanian. Pertanian harus terus maju dan berkembang, sehingga kesejahteraan petani terus meningkat, ” ujar Riyanto, Kamis (24/9), seperti di dalam siaran pers Kementan.

Sejauh ini, kata Riyanto, Departemen Pertanian sebagai leading sektor pembangunan pertanian mampu menjalankan strategi yang dirancang melalui program Komando Desain Pembangunan Pertanian (Kostratani) dan agenda lain seperti Kredit Usaha Rakyat dan bantuan Alsintan.

Menurut Riyanto, semua kebijakan serta strategi tersebut sudah sejalan dengan Visi Presiden Joko Widodo terkait ketahanan pangan nasional dengan bentuk kerja extra ordinary . Apalagi kebijakan tersebut pula didukung dengan kebijakan ekonomi dengan semakin meningkatkan nilai ekspor pertanian.

“Strategi yang dibuat oleh Pak Mentan (Syahrul Yasin Limpo) sangat tepat. Saya berharap dapat diterapkan dengan program-program yang langsung menyasar pada ketahanan pangan. Juga menyasar SDM pertanian yang unggul, dan akhirnya kesejahteraan petani meningkat, ” katanya.

Seperti diketahui, Kementan memiliki 5 strategi jitu dalam menjalankan pembangunan pertanian di tahun 2021 mendatang. Kelima strategi itu diantaranya merupakan memperkuat ketahanan pangan dan memajukan daya saing pertanian di rekan global.

Selanjutnya, Kementan juga akan memfokuskan kinerjanya dalam pengembangan sumber daya pertanian yang ada serta menjamin ketersediaan petunjuk dan prasarana produksi pertanian.

Sementara itu, salah satu petani muda Mumammad Ali Rizaldi berharap pemerintah bisa lebih depan lagi dengan para petani. Karena menurutnya petani bukan hanya butuh bantuan alat dan bibit saja tetapi juga dorongan dan vitalitas.

“Alhamdulillah jika negeri bisa semakin dekat itu hendak sangat membantu sekali dan kita juga semakin giat dan temperamen untuk menanam, ” katanya.

Seperti diketahui, tahun ini, peringatan hari tani nasonal menetapkan tema “Pertanian Andalan Nasional di Tengah Pandemi Covid-19”. Peringatan itu salah satunya dilaksanakan di halaman gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA) Kantor Kementan, Kamis (24/9).

Kepala Biro Humas & Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri menyampaikan bahwa perayaan hari tani nasional dilaksanakan dengan berbagai agenda serentak seperti panen bergabung, pameran tani dan kegiatan talk show di sejumlah daerah.

“Rangkaian hari tani dirayakan secara berbagai agenda. Kami telah melaksanakan panen serentak di sejumlah daerah, kemudian menggelar pameran dan program talk show. Bahkan hari ini kami menggelar kerjasama dengan bukalapak sebagai penyedia jasa jual beli, ” tutupnya.