Sepeda milik konsumen akan ditangani oleh tenaga ahli profesional dalam bidangnya

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Saat ini di tengah pandemi Covid-19, semakin banyak bangsa melakukan kegiatan bersepeda seiring dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan. Bersepeda kini menjadi salah satu opsi olah raga yang digemari sebab berbagai kalangan usia sejak diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada beberapa bulan terakhir.

Bahkan kegiatan olah raga outdoor itu kini bisa dikatakan menjadi suatu ajang gengsi, dapat dilihat sebab merek high end yang digunakan para-para pesepeda sekarang ini seperti Bike Friday, Birdy, Tyrell, Alex Moulton, dan Brompton.   Beberapa masa lalu, sempat ramai diberitakan kalau toko sepeda merk Brompton yang merupakan pabrikan sepeda lipat & aksesori yang berbasis di Greenford, London, Inggris laris manis sehingga toko di Jerman tutup dikarenakan besarnya antusias warga Indonesia buat memiliki sepeda high end ini, yang apabila di lihat dari bidang harga cukup tinggi berkisar hingga puluhan juta.

Taat data dari Asosiasi Pengusaha Roda Indonesia (APSINDO) yang dirilis di dalam 2 September, permintaan sepeda di negeri mencapai tujuh juta unit per tahun. Jumlah ini menundukkan motor di Indonesia. Lonjakan suruhan tersebut membuat APSINDO harus sepeda karena produksi industri dalam daerah tidak mampu untuk memenuhi, yang dimana industri sepeda dalam kampung hanya dapat memproduksi unit bagi tahun.

Dalam 2020 penjualan sepeda melakukan impor tingginya permintaan sepeda 2, 5 juta sampai 3 juta. Tahu peluang besar tersebut, Bike2Wash datang dan menjadi tempat jasa perawatan sepeda yang tersebar di kurang wilayah Jabodetabek yaitu, Bintaro, Pasar Intermoda BSD City, dan Pantai Indah Kapuk. Bike2Wash memberikan pelayanan jasa mulai dari jasa cuci hingga coating.

Founder Bike2Wash, Allan Novatan, menjelaskan asosiasi kini tidak perlu khawatir buat perawatan sepeda
mereka, terlebih lagi untuk merek high end . “Sepeda milik konsumen akan ditangani oleh tenaga ahli
profesional di bidangnya dan kami memegang prinsip kehati-hatian serta ketelitian dalam setiap penerapan sepeda konsumen, ” ujarnya.

Allan Novatan telah mendalami bisnis cuci pesawat, cuci mobil dan nano ceramic coating selama 10 tahun terakhir sehingga tidak diragukan lagi pengalamannya dalam memberikan penyajian tersebut kepada konsumen.

Demi menjamin kepuasan pelanggan, Bike2Wash memberikan garansi hingga dua minggu terhitung setelah pengerjaan dengan servis full repair. Garansi ini diberikan seandainya pada sepeda konsumen mengalami pengelupasan atau kusam setelah dilakukan nano ceramic. Durasi untuk sekali pengerjaan basuh sekitar 30-60 menit tergantung di dalam antrean saat itu. Sedangkan penerapan nano ceramic coating memakan waktu sekitar 3-4 jam tergantung jenis sepeda dan antrean saat itu.

Di tengah masa pelik akibat pandemi Covid-19 yang semua alami dan banyaknya PHK, Bike2Wash juga menjadi salah satu sumber lapangan pekerjaan baru. “Tim awak saat ini berjumlah 40 orang untuk di tiga lokasi. Semua merupakan korban Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat pandemi Covid-19. Kebanyakan dari mereka sebelumnya beroperasi di sektor F& B. Saya ajak bergabung ke Bike2Wash serta men- training dari nol hingga memiliki keilmuan baru, ” tambah Allan.

Dalam menjalankan operasional Bike2Wash juga mengikuti protokol kesehatan bertemu imbauan pemerintah, seperti karyawan tetap menggunakan masker saat bekerja dan tetap menjaga jarak selama penerapan.

Untuk memperluas jalan usaha serta jangkauan wilayah, Bike2Wash akan memperluas kapasitas jasa secara merambah bisnis waralaba atau franchise perawatan sepeda di seluruh Indonesia. “Harapan kami, agar seluruh pemilik roda di Indonesia dapat merasakan kebaikan kami dan juga dapat menjelma lapangan pekerjaan baru bagi para-para pekerja yang terkena PHK karena dampak dari pandemi Covid-19 untuk mendapatkan pekerjaan baru, ” perkataan Allan.

Dalam waktu dekat, Bike2Wash juga akan meluncurkan aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah konsumen dalam mendapatkan jasa & dari segi fleksibilitas dalam melayani pemesanan jasa, seperti pemilihan tempat, pemilihan layanan dan juga zaman booking hingga melakukan pembayaran secara virtual. “Kami berharap dengan adanya aplikasi ini dapat memudahkan konsumen Bike2Wash untuk melakukan pemesanan, ” katanya.

Bike2Wash mulai beroperasi dari pukul 07. 00 sampai dengan 16. 00 WIB ( last order ) setiap hari. Mengingat antrean yang cukup banyak, terutama masa weekend, konsumen disarankan untuk melakukan booking terlebih dahulu dan sebaiknya booking dilakukan sedikitnya satu hari sebelumnya untuk pertolongan cuci dan dua hari sebelumnya untuk jasa nano ceramic coating .

Saat ini, booking hanya dapat dikerjakan via DM Instagram atau WhatsApp ke 0821-1479-2337. Tarif Bike2Wash mulai dari Rp 20 ribu-Rp 70 ribu untuk jasa cuci dan Rp 400 ribu-Rp 500 ribu untuk jasa nano ceramic coating .

Untuk yang berminat untuk memulai usaha dan menjadi rekan, Bike2Wash saat ini sudah membuka bisnis waralaba atau franchise. Untuk mengetahui penawaran menarik beserta informasi tentang Bike2Wash dapat menemui +62818950295 (Annissa).