Hiswana Migas Bogor bekerja sama secara Pemda menjaga stok elpiji dan BBM

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Pemimpin Hiswana Migas Bogor Raya, Asep Erry Junaedi menyatakan pihaknya mencatu BBM dan gas elpiji secara protokol kesehatan. Hal itu sebab hingga kini pandemi Covid-19 masih terjadi.

“Penyaluran dilakukan baik subsidi maupun nonsubsidi dengan menerapkan protokol kesehatan, ” kata Asep, Selasa (11/11).

Selain itu, ia menambahkan, Hiswana Migas DPC Bogor bekerja sama dengan PT Pertamina serta Pemda setempat akan memelihara stok gas elpiji dan BBM untuk wilayah Bogor agar tak terjadi kelangkaan dimasyarakat.  

Asep juga mengimbau kepada segenap pengusaha migas Bogor beserta karyawannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu ia juga meminta semua tidak mudah terprovokasi oleh adanya penyebaran berita hoax yang belum jelas kebenarannya yang dapat menerbitkan gangguan kamtibmas.  

Selain itu pihaknya juga akan langgeng bekerja dan tidak melakukan kesibukan mogok meski Presiden Joko Widodo menandatangani Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja pada Senin (2/11). Adapun pengusaha migas yang tergabung dalam Hiswana Migas DPC Enau sebanyak sekitar 301 pengusaha secara total sekitar 4. 000-an pegawai.