Modric dinilai selalu mampu mengangkat permainan Kroasia.

REPUBLIKA. CO. ID, ZAGREB — Prancis akan kembali menjalani langgar bergengsi pada ajang UEFA Nations League. Setelah bermain imbang minus gol dengan Portugal, kali tersebut Les Bleus menuju markas Kroasia.

Kedua tim tergabung di Grup 3 Asosiasi A. Bigmatch ini dijadwalkan berlaku di Stadion Maksimir, Zagreb, Kamis (15/10) dini hari WIB. Pelatih kubu tamu, Didier Deschamps membuang pujian untuk andalan tuan sendi Luka Modric.

Menurutnya, kehadiran penggawa Real Madrid itu membuat tim catur jauh lebih kuat. “Dia sangat besar. Dia pemimpin di dalam dan di luar lapangan, ” kata pendahuluan Deschamps, dikutip dari Goal International , Rabu (14/10).

Modric peraih Ballon d’Or edisi 2018. Deschamps menilai apa yang dicapai eks Tottenham Hotspur bukan kebetulan. Tidak hanya dari sisi teknis. Si arsitek juga menyukai kepribadian membawa 35 tahun itu.

“Saya telah bertemu dengannya, beberapa kali. Dia orang cantik, dan sangat rendah hati, ” ujar Deschamps.

Sudah pasti, Modric dalam pengawalan ketat. Deschamps menjanjikan hal tersebut. Ia melihat jebolan akademi Generator Zagreb sering bergerak dinamis.

Setiap kali mengenai bola, Modric, menurutnya, meningkatkan nilai permainan Kroasia. Sebelumnya pada pertemuan Pertama di Paris, Prancis unggul 4-2. Skor yang sama, terbentuk ketika kedua tim bertemu pada final Piala Dunia 2018.