Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Masjid dalam Sabah Malaysia beroperasi dengan protokol kesehatan

REPUBLIKA. CO. ID, KUALA LUMPUR – Negeri Negara Bagian Sabah Malaysia, mengizinkan masjid dan langgar kembali dihidupkan selama Ramadhan. Di bawah Perintah Kontrol Gerakan Pemulihan (RMCO) langgar dan surau-surau akan kembali beraktivitas sesuai dengan prosedur operasi standar (SOP) dalam masa pandemi Covid-19.  

Pemerintah Nagara Bagian Sabah dan Menteri Perumahan Rakyat, Datuk Masidi Manjun mengatakan masjid dan surau di semua zona di negara bagian tersebut diizinkan untuk melakukan sholat wajib dan sholat Jumat.

Meskipun demikian, jumlah jamaah yang muncul harus dibatasi sesuai dengan kapasitas masjid tersebut dengan tetap mempertimbangkan jarak wujud sejuah satu meter.  

Pada malam keadaan, masjid dan surau pula diizinkan untuk menggelar sholat tarawih delapan rakaat. Bacaan alquran yang dipilih biar harus surat-surat pendek selalu. “Untuk tazkirah (ceramah) tak diperbolehkan selama sholat tarawih, ” ujar Masidi dilansir dari Bertanda , Jumat (2/4).  

Kemudian lanjutnya, meskipun masjid kembali diisi dengan aktivitas pegangan, namun buka puasa bersama dan sahur di langgar masih tidak diperbolehkan. Melainkan, hanya untuk para aparat masjid itu sendiri.

“Moreh (menjamu makanan kepada jemaah solat) diperbolehkan tetapi hanya untuk dibawa pulang. Selain tersebut, kegiatan tadarus, qiyamullail, dan iktikaf hanya diperbolehkan untuk 12 anggota pengurus masjid dan surau saja, ” katanya.

Masidi yang juga juru bicara pemerintah negara bagian untuk penanganan Covid-19 mengatakan, program departemen dan institusi agama negara diizinkan untuk diterapkan di masjid serta surau, seperti loket amil zakat dan penyaluran tumpuan zakat dengan mematuhi SOP yang ada.    

“Semua masjid dan surau pada Sabah harus mematuhi asas dan SOP yang ditetapkan oleh pihak berwenang, di dalam upaya mengekang penyebaran Covid-19 di negara bagian tersebut, ” katanya.

Sumber: bernama