Bonus harian di Keluaran HK 2020 – 2021.

Seluruh elemen harus tetap bersatu padu mematuhi prokes Covid-19.

REPUBLIKA. CO. ID,   BATU — Menteri Pemimpin Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan meminta para besar daerah terus konsisten menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Hal ini terutama buat Pemda Malang Raya yang saat ini jumlah kasusnya sedikit.

Menurut Luhut, semesta elemen harus tetap menyatu padu mematuhi prokes Covid-19. Dalam hal ini, cara pemerintah, para tokoh petunjuk dan ulama maupun masyarakat setempat. “Jangan ada yang mengabaikan masalah protokol kesehatan, ” kata Luhut masa melakukan kunjungan kerja dalam Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Senin (26/4).

Luhut menyontohkan fenomena kasus positif Covid-19 di India yang menyusun tajam. Jumlah harian kasus Covid-19 hariannya dapat menyentuh 310 ribu orang. Belum lagi laporan satu orang meninggal akibat Covid-19 di setiap empat menit.

Kejayaan negara dalam menghadapi Covid-19 bergantung pada diri masing-masing. Jika ingin negeri itu baik, maka harus mengupayakannya dengan baik pula. “Jadi kalau pengen hidup sejahtera dan baik, marilah kita patuhi apa yang disampaikan pemerintah, ” ucap tempat.

Sebelumnya, Dasar Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah memperluas aturan menghantam larangan mudik Lebaran 2021. Bila sebelumnya hanya diatur pelarangan perjalanan jarak jauh selama periode 6-17 Mei, dalam aturan baru itu ditambah sejumlah poin pengetatan syarat perjalanan sejak H-14 dan H+7 periode pembatasan mudik, yakni 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei.

Juru Cakap Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, membenarkan adanya perluasan aturan larangan pegangan ini. Kebijakan ini tertuang dalam addendum SE Satgas nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 2021 dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Ramadhan.

Sementara itu,   Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah memang menyingkirkan larangan mudik Lebaran. Tetapi selama periode tersebut, awal tempat wisata di di dalam kota diperbolehkan. Hanya saja dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) selama berwisata agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

“Wisata yang dalam bingkai PPKM skala mikro secara mengacu dengan prokes saksama, disiplin, bersinergi dengan pemda dan satgas Covid, dalam prinsipnya diperbolehkan. Tapi lagi-lagi kita harus pastikan jangan menjadi tempat yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan tubuh, ” kata Sandi di Rumah Kota Jakarta, Senin (19/4).