Hanya sekolah di Kota Bandung, Bekasi, Cimahi, dan Depok yang dilarang buka

REPUBLIKA. CO. ID,   BANDUNG — Dinas Pendidikan Jawa Barat, menyatakan sekolah yang ada di 267 kecamatan pada Jabar diizinkan menggelar proses melancarkan mengajar secara tatap muka. Patuh Kepala Dinas Pendidkan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, 267 kecamatan tersebut boleh menggelar proses menelaah mengajar tatap muka karena belum pernah ada indikasi terkena Covid-19.

“Jadi ada kecamatan yang tersentuh Covid puluhan, satuan nah yang 267 ini yang belum pernah ada kasus, ” ujar Dedi kepada wartawan, Selasa (28/7).

Menurut Dedi, dari data tersebut, Dinas Pendidikan mencoba melakukan pertimbangan terhadap kegiatan belajar tatap muka. Sekolah yang diizinkan sekolah tatap muka tersebut tersebar, di antaranya di Kabupaten Bogor, Kab Sukabumi, Kab Cianjur, Kab Bandung, Kab Garut, Kab Ciamis, Kab Kuningan, Cirebon, Kab Majalengka, Sumedang, Indramayu, Subang, Purwakarta, Karawang, Kab Bekasi, Bandung Barat, Pangandaran, dan Tasikmalaya.

“Nah yang belum, sekolah dengan ada di Kota Bandung, Bekasi, Cimahi, dan Depok, ” katanya.

Dedi menjelaskan, pihaknya membuka sekolah untuk tingkat SMA dahulu. Hal itu karena SMA relatif mereka adalah usianya remaja yang dinilai lebih mengerti dan gampang diarahkan.

“Terus dia mempunyai tingkat imun dengan relatif bagus, ” katanya.  

Aktivitas sekolah, sirih dia, akan digelar per minggu. Namun, dari 267 kecamatan tersebut, akan diturunkan tim pengawas. “Kami akan melihat dulu kesiapannya dan protokol kesehatannya, ” katanya.