Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Menag minta tokoh agama bisa cerdas dan proaktif dalam ikhtiar mencegah Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Belum lama itu terjadi kerumunan massa dalam pengajian dan Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani di Kampung Cilongok, Daerah Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Kementerian Agama (Kemenag) melihat banyak jamaah pengajian dengan tidak ketat dan patuh pada menerapkan protokol kesehatan.

Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi menyesalkan kerumunan yang tidak taat protokol kesehatan tersebut. Di sedang pandemi Covid-19, Menag berharap semua pihak terutama tokoh agama mampu lebih arif dan proaktif dalam ikhtiar mencegah setiap potensi penularan Covid-19.

“Saya menyesalkan kerumunan yang terjadi pada Haul Syekh Abdul Qadir Jaelani dalam Cilongok, Banten. Jamaahnya membludak & banyak yang tidak mematuhi adat kesehatan, ” kata Menag meniti pesan tertulis kepada Republika, Rabu (2/12).

Menag harap semua pihak terlebih tokoh petunjuk bisa lebih arif menyikapi pandemi Covid-19 ini dengan meminimalisasi setiap potensi kerumunan yang bisa menimbulkan terjadinya penularan dan penyebaran Covid-19.

Menurutnya, kesibukan pengajian adalah hal positif di dalam mencerahkan umat. Namun di tengah pandemi, pelaksanaan pengajian juga harus disesuaikan sehingga tidak berpotensi membuahkan masalah kesehatan bagi warga.

“Pemerintah terus berupaya mengatasi pandemi Covid-19. Tapi tentu menetapkan partisipasi masyarakat, khususnya dalam loyalitas menerapkan protokol kesehatan, ” ujarnya.

Menag berharap kerumunan massa dalam berbagai bentuk kegiatan dapat dihindari terlebih dahulu datang kondisi pandemi berakhir. Saat tersebut masih pandemi maka kegiatan pengajian dan lain sebagainya bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Sehingga umat tetap bisa mengikutinya tanpa harus berkerumun sebagaimana biasanya. Semoga pandemi ini lekas berakhir sehingga kehidupan bisa balik normal, aamiin, ” kata Menag.