Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Penyambungan listrik gratis di Sumenep dilakukan untuk 600 warga tak mampu.

REPUBLIKA. CO. ID,   SURABAYA — Setelah sukses melaksanakan agenda elektrifikasi 300 rumah di Pacitan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jatim kembali menggelar program sewarna di Sumenep. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari rangkaian PLN Virtual Charity Run and Ride 2020 dan PLN Peduli.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Nyoman S Astawa menjelaskan, PLN Virtual Charity Run and Ride (VC­RR) 2020 merupakan rangkaian kegiatan peringatan Hari Listrik Nasional ke 75. Kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat buat turut membantu warga yang tenggat kini belum dapat menikmati listrik dengan berlari dan bersepeda.

“Sejak dimulai di dalam 16 Oktober 2020, PLN VCRR telah berhasil menghimpun dana Rp 427. 500. 000 se-Jawa Timur yang merupakan konversi dari buatan jarak lari maupun bersepeda dengan telah disele­saikan oleh peserta PLN VCRR, ” ujar Nyoman menggunakan siaran tertulisnya, Kamis (10/12).

Secara total, cakap Nyoman, penyambungan listrik gratis bakal dilakukan untuk 600 warga tak mampu yang tersebar di Sumenep, Probolinggo, dan Pacitan. Pemilihan tiga kabu­paten itu dikarenakan rasio elektrifikasi (RE) yang masih  rendah. Rinciannya di Sumenep 69, 90 upah, Probolinggo 85, 51 persen, & Pacitan 94, 83  persen.

Nyoman menambahkan, Kabupaten Sumenep dilayani oleh empat unit layanan PLN yakni Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sumenep, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Prenduan, Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ambunten, dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kangean dengan jumlah mutlak pelanggan 254. 236 pelanggan. Disuplai oleh dua gardu induk. Beban puncak tertinggi mencapai 277 MW dan daya mampu sebesar 570 MW.

Selama  2019-2020, PLN menggiatkan beragam program CSR perangkat baru listrik gratis untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Kota Garam ini. Pada  2019, sebanyak 2. 621 rumah tangga tidak siap di Kabupaten Sumenep mendapatkan bantuan listrik gratis. Tahun 2020, sebanyak 2. 506 rumah tangga tak mampu dan belum berlistrik yang disasar dalam program ini.

Sekda Kabupaten Sumenep, Edy Rasiadi menyampaikan terima kasih atas upaya PLN terus melistriki  wilayahnya. Ia meminta kerja sama ini terus terikat dengan tujuan utama kesejahteraan kelompok serta peningkatan kualitas hidup awak Sumenep.

Salah satu penerima bantuan listrik gratis, Suliman (64 tahun) mengungkapkan kegembiraannya mendapat sandaran ini. “Alham­du­lillah atas bantu­an sebab PLN, sekarang sudah tidak gelap-gelapan lagi, dan tidak perlu menyalur lis­trik ke tetangga. Kami berniat semakin banyak masyarakat tidak sanggup menda­pat bantuan ini, ” katanya.