Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Penularan Covid-19 ditentukan oleh ada tidaknya keramaian warga.

REPUBLIKA. CO. ID,   BANDUNG — Gubernur Mencuraikan Ridwan Kamil mengusulkan libur akhir tahun bertepatan Natal, pengganti cuti Lebaran, dan Tahun Baru dalam Desember 2020 mendatang dipersingkat. Peristiwa ini dilakukan untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 akibat kerumunan di tempat wisata.  

Ridwan Lengkap menjelaskan, ia memilih opsi kontraksi libur panjang akhir tahun ketimbang dua opsi lain yaitu jumlah hari libur sama seperti tarikh sebelumnya atau dihilangkan sama sekadar.  

“Kalau saya cenderung mengusulkan (libur akhir tahun) dikurangi (harinya), ” ujar Ridwan Kamil dengan akrab disapa Emil saat mengikuti forum diskusi bersama pimpinan sidang pengarang media massa, di Kota Bandung, Jawa Barat, akhir pekan itu.  

Menurut Emil, jika libur ditiadakan sama sekali, maka perekonomian tidak berjalan. Begitu juga jika libur tidak dipersingkat, maka berpotensi pada penularan Covid-19.  

“Jadi usulan sebab Jabar adalah jumlahnya jangan sepanjang (akhir) tahun karena berat untuk kami (jika terjadi lonjakan kejadian Covid-19) dalam menanganinya, ” kata Emil.  

Adapun berdasarkan Surat Keputusan Beriringan (SKB) tiga menteri, ditetapkan libur akhir tahun adalah mulai Kamis, 24 Desember 2020 hingga Jumat, 1 Januari 2021.  

Rinciannya, Kamis 24 Desember 2020 adalah Cuti Bergabung Hari Natal; Jumat, 25 Desember 2020 Hari Natal, 26-27 Desember 2020 libur akhir pekan; Senin-Kamis 28-31 Desember 2020 merupakan substitusi cuti bersama Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2020; & 1 Januari 2021 libur tarikh baru.  

Kemudian, jika dirangkai libur akhir pekan pada 2 dan 3 Januari 2021, total hari libur tanpa jeda adalah 11 hari.    

Ia melanjutkan, penularan Covid-19 ditentukan oleh ada tidaknya keramaian masyarakat. Untuk itu, Jabar tetap mengusulkan agar pemerintah pusat mempersingkat libur panjang akhir tahun demi menekan potensi kerumunan di tempat wisata.