Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Investasi SMI di KAI ini merupakan bagian dari kalender pemulihan ekonomi nasional.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI merealisasikan bantuan agenda Pemulihan Ekonomi Nasional dalam wujud Investasi Pemerintah (IP PEN) senilai Rp 3, 5 triliun kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Investasi tersebut diharapkan dapat mendukung operasional PT KAI yang mengalami penurunan pendapatan secara serius akibat pembatasan layanan penjelajahan penumpang kereta api selama kala pandemi Covid-19.

Kesepakatan penyaluran IP PEN dari SMI ke KAI ditandai dengan penandatanganan perjanjian sebab Direktur Utama SMI Edwin Syahruzad dan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo di Kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (30/11).

“Diharapkan dengan adanya Investasi pemerintah ini kinerja PT KAI akan kembali pulih, ” kata Edwin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (1/12).

Pada proses penyalurannya, SMI melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif terhadap kondisi keuangan KAI. Kajian pemberian investasi ini dilakukan tidak hanya dari aspek finansial tapi juga aspek hukum & kelayakan ekonomi dengan melibatkan institusi independen. Selain itu, SMI bersama-sama Kementerian Keuangan telah melakukan analisis atas faktor-faktor risiko serta upaya mitigasi atas risiko tersebut.

Berdasarkan hasil menuntut kelayakan yang dilakukan SMI terhadap KAI, ditemukan bahwa terdapat arah urgensi pemberian IP PEN kepada KAI karena BUMN perkeretaapian tersebut mengalami penurunan signifikan dari sisi pendapatan dan arus kas operasional. KAI juga dinilai memiliki peran penting dalam penyediaan transportasi terbuka yang murah dan terjangkau meniti moda kereta api.

Selain itu, pemberian IP PEN akan memiliki dampak positif terhadap perekonomian, karena penggunaan dana IP PEN turut berkontribusi meningkatkan pendapatan fiskal baik langsung maupun tidak langsung.

Di sisi lain, proyeksi keuangan mengindikasikan bahwa KAI mampu melakukan pengembalian IP PEN. Alasan belakang, bahwa tidak terdapat penolakan daripada pemegang saham dan kreditur existing KAI terkait dengan perolehan IP PEN.

Kaidah yang digunakan SMI untuk memperhatikan dan mengevaluasi penyaluran dana IP PEN kepada KAI dilakukan secara memonitor Pelaporan Berkala dan Pemberitahuan Insidential KAI. Pelaporan Berkala antara lain dipantau dengan menggunakan Keterangan Tahunan Konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik, Laporan Rasio Keuangan Aktual, serta Masukan Realisasi Penggunaan Dana.

Sementara untuk Pelaporan Insidential, parameter yang digunakan diantaranya ialah informasi mengenai hal-hal material yang lain yang mempengaruhi kinerja KAI serta kemampuan pengembalian IP PEN secara material, serta pemberitahuan kepada Departemen Keuangan terhadap rencana belanja pangkal strategis.

Sebagai salah satu Special Mission Vehicle (SMV) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan, SMI berperan sebagai dalang pembangunan berkelanjutan dan selalu melestarikan kepercayaan publik. Oleh karena tersebut, SMI mengharapkan agar IP PEN yang disalurkan ke KAI dapat menurunkan dampak negatif pandemi COVID-19 terhadap kinerja perseroan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat melalui tersedianya layanan transportasi publik yang terjangkau dan berkualitas.

Turut hadir dalam penandatanganan perjanjian IP PEN tersebut Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata, Deputi Bidang Hukum & Perundang-undangan Kementerian BUMN Carlo B Tewu, jajaran Komisaris serta Direksi PT SMI dan PT KAI, Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan DJKN, serta Direktur Hukum dan Humas DJKN.

 

 

sumber: Antara