Wagub DKI Jakarta meminta pengembang mulai membangun di kawasan kumuh Jakarta.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta pengembangan perumahan mulai membangun tempat vertikal di berbagai kawasan kotor di Ibu Kota. Tujuannya buat memberikan hunian layak kepada bangsa setempat dan sekaligus memperbanyak tempat terbuka hijau.

Menurut pria yang akrab disapa Ariza itu, permasalahan minimnya penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi seluruh lapisan disebabkan mahalnya harga lahan di Jakarta. Walhasil, masih banyak hunian kotor tersebar di Ibu Kota. Oleh karenanya, ia berharap pengembang berangkat membangun di kawasan kumuh.

“Di Jakarta ini memang tidak ada pilihan selain kita membangun ke atas (vertikal) karena lahannya sedikit. Kami berharap para-para pengembang ke depan selain mendirikan di lahan kosong, harapan kami bisa membangun di daerah dengan kumuh dan padat, ” cakap Ariza ketika menghadiri Musyawarah Wilayah (Musda) I DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA) DKI Jakarta di Hotel Pullman, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).

Ariza pun membakar pengembang membangun hunian layak tersebut di lahan aset Pemprov DKI Jakarta atau tanah negara yang belum dioptimalkan pemanfaatannya. Ia hendak menginstruksikan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) beserta SKPD terkait untuk memikirkan skemanya.

“Apakah direlokasi sementara, dibeli atau dikerjasamakan dengan pemilik lahan yang umumnya padat tersebut, untuk kemudian dibangun rusun ke pada agar itu lebih sehat. Biar juga menambah ruang terbuka muda, dan fasos/fasumnya bertambah, ” perkataan Ariza.